Memasuki awal tahun 2026, Pemerintah Desa kembali mengawali rangkaian kegiatan pelayanan masyarakat dengan melaksanakan kegiatan rutin bulanan Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer) untuk balita. Kegiatan ini menjadi agenda pertama yang dilaksanakan di tahun 2026, sekaligus menandai komitmen berkelanjutan desa dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak.
Posyandu ILP balita dilaksanakan dengan antusiasme tinggi dari para orang tua yang membawa putra-putrinya untuk mendapatkan layanan kesehatan dasar. Dalam kegiatan ini, balita mendapatkan berbagai pelayanan penting seperti penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemantauan tumbuh kembang, pemberian vitamin, serta edukasi kesehatan bagi orang tua.
Petugas kesehatan, kader posyandu, serta bidan desa turut bersinergi memberikan pelayanan terbaik sebagai bagian dari pendekatan Integrasi Layanan Primer, yang bertujuan mendekatkan layanan kesehatan langsung ke masyarakat. Kehadiran posyandu di awal tahun ini diharapkan mampu menjadi langkah preventif dalam mencegah stunting dan gangguan pertumbuhan sejak dini.
Pemerintah desa menyampaikan bahwa pelaksanaan Posyandu ILP balita sebagai kegiatan pembuka tahun 2026 memiliki makna penting, yakni memastikan bahwa perhatian terhadap kesehatan generasi penerus tetap menjadi prioritas utama. Melalui kegiatan rutin ini, diharapkan tumbuh kesadaran masyarakat akan pentingnya pemantauan kesehatan balita secara berkala.
Dengan terlaksananya Posyandu ILP balita di awal tahun 2026, pemerintah desa berharap pelayanan kesehatan masyarakat dapat terus berjalan optimal, berkesinambungan, dan memberikan dampak positif bagi kualitas hidup anak-anak desa sebagai generasi masa depan bangsa.